definisi dasar yang berhubungan dengan
persaan yang mungkin dapat mengingatkan kita pada seseorang yang
memilki arti khusus dalam diri atau hidup kita. Persaan itu “Cinta”
pasti akan datang pada diri setiap manusia ditampik atau tidak. Nurani
setiap manusia pasti akan mengakui tentang perasaan yang satu itu
”Cinta” hanya saja mulutlah yang berkata bohong.
Cinta hanya datang pada mahluk Tuhan yang bernama manusia karena pada diri setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada mahluk tuhan lainnya karena mereka “Mahluk Tuhan Selain manusia” hanya memilki nafsu saja
atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia
hanya memilki kebaikan saja dan selalu beribadah pada tuhan,begitu pula
Iblis yang hanya memilki nafsu keburukan “menghasut dan selalu
mengajak kita (manusia) agar mengikuti jalannya”. Kebaikan dan
keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau
emosionalitas. Pada binatang dan tumbuhan pun demikan. Hewan atau
binatang hanya memilki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau
binatang diciptakan tidak disertai akal dan nurani.
Cinta bukanlah suatu monopoli orang dewasa saja tetapi cinta juga dapat hadir pada anak kecil tanpa memandang siapa, dari mana, warna kulit dan lain sebagainya. Karena cinta pada dasarnya merupakan suatu rasa yang sangat sulit untuk diungkapkan, baik dengan kata atau nada. Cinta itu sendiri tidak dapat dipisahkan dari kasih dan sayang karena keduanya (antara kasih dan sayang) merupakan aplikasi lanjutan atau esensi dari sebuah kata cinta melalui beberapa kata dalam bentuk kasih, sayang, pemujaan,kemesraan dan lainnya yang kesemuanya akan dibalut dalam satukata tingkat tinggi, yaitu tanggung jawab.
Cinta itu sendiri memilik unsur – unsur yang mempengaruhinya. Dengan kata lain penunjang sebagai pembuktian dari pengorbanan karena cinta syarat akan pengorbanan. Seperti ; Tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, pengertian saling percaya dan terbuka dan masih banyak lagi.
Cinta itu sendiri memilik unsur – unsur yang mempengaruhinya. Dengan kata lain penunjang sebagai pembuktian dari pengorbanan karena cinta syarat akan pengorbanan. Seperti ; Tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, pengertian saling percaya dan terbuka dan masih banyak lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar